Kusen Jalusi UPVC: Jenis, Ukuran, dan Panduan Memilih

kusen pintu

Kusen jalusi upvc adalah rangka yang memegang bilah, bukan rangka yang memegang daun. Perbedaannya terasa di lima hal: dudukan bilah, jarak antar dudukan, kemiringan yang harus sama sepanjang bidang, jalur buang air di bawah, dan kasa yang menempel di rangka. Kalau satu meleset, bilah yang bagus tetap terlihat berantakan.

Kusen pintu UPVC

Artikel ini membahas rangkanya; soal bentuk bilah dan arah miring ada di panduan jendela jalusi UPVC dan pintu UPVC jalusi.

Ringkasan cepat: empat keputusan yang menentukan

Empat hal sebaiknya pasti sebelum produksi: jumlah dan jarak bilah (tertulis di gambar kerja), arah kemiringan, posisi kasa beserta cara melepasnya, dan cara pasang – menumpang kusen lain atau berdiri sendiri. Perubahan pada empat hal itu setelah rangka dilas biasanya berarti membuat ulang.

Apa yang membedakan kusen jalusi UPVC dari kusen jendela biasa

Kusen jendela biasa dirancang untuk satu bidang yang menutup rapat. Kusen jalusi dirancang untuk banyak bilah yang tidak pernah menutup. Tuntutan yang berbeda itu mengubah profil, aksesori, dan urutan perakitan.

Dudukan bilah, bukan engsel daun

Setiap bilah duduk di dudukan pada tiang kiri dan kanan. Dudukan menentukan sudut bilah, menjaga jarak antarbilah, dan menahan bilah saat terdorong angin. Pada jalusi mati, dudukan berupa alur atau penjepit di profil; pada jalusi yang bisa diatur, dudukannya berporos dan dihubungkan satu tuas. Dudukan adalah titik lemah pertama: kalau hanya menempel dengan sekrup pendek, bilah akan goyang setelah beberapa musim.

Jarak antar dudukan menentukan irama dan kekakuan

Jarak antar dudukan diputuskan saat produksi, bukan saat pemasangan. Jarak seragam membuat garis bilah rapi dilihat dari jalan; satu titik yang meleset langsung terbaca sebagai celah lebih lebar. Jarak juga menentukan berapa besar beban yang dipikul tiap titik dudukan.

Kemiringan harus konsisten sepanjang bidang

Dua bilah dengan sudut berbeda membuat celah terlihat ganjil dan aliran udara tidak merata. Pada jalusi tetap, kemiringan ditentukan potongan dudukan; pada jalusi yang bisa diatur, oleh kesamaan panjang tuas dan posisi poros. Bidang panjang memperbesar risikonya: selisih kecil membuat bilah bawah tampak menutup, bilah atas terbuka lebar.

Jalur buang air di bawah dudukan

Jalusi tetap kemasukan air saat hujan turun miring. Air yang lolos melewati bilah menetes ke ambang bawah, lalu harus keluar. Karena itu kusen jalusi butuh jalur di ambang bawah dengan lubang buang ke sisi luar, bukan permukaan rata yang menahan air. Tanpa jalur itu, air menggenang tepat di bawah dudukan bilah paling bawah – bagian yang paling sulit dikeringkan dan paling cepat kotor.

Karet pada pertemuan bilah dan tiang menahan tampias, tetapi tidak menggantikan jalur buang. Pilihan dan cara mengukurnya ada di panduan gasket jendela UPVC.

Kasa menempel di rangka, bukan di bilah

Bilah tidak punya bidang rata untuk menahan kasa, jadi kasa dipasang ke rangka. Karena itu rangka harus punya tempat dudukan kasa: alur, bingkai kecil di sisi dalam, atau pengunci yang bisa dilepas. Posisi kasa menentukan jarak bebas antara bilah dan anyaman, dan itulah ruang yang menentukan apakah bilah bisa dibersihkan.

Jumlah dan berat bilah menentukan kekakuan rangka

Bagian ini jarang ditanyakan pembeli, padahal menentukan umur unit.

Beban yang tidak terlihat

Setiap bilah menambah berat pada dua tiang, dan angin yang menekan bidang mendorong bilah ke dalam. Dudukan meneruskan dorongan itu ke tiang samping. Semakin banyak bilah dan semakin lebar bidang, semakin besar beban pada tiang; pada jalusi yang bisa diatur, tuas dan poros ikut menyalurkannya.

Penguat di dalam profil

Profil UPVC berongga, dan rongga itu bisa diisi penguat supaya tiang tidak melendut. Apakah penguat dipakai dan sejauh mana, diputuskan sejak pengukuran. Isi rangka dan sambungan sudut dibahas di ulasan rangka kusen UPVC; untuk kusen jalusi, tambahkan satu pertanyaan: apakah penguatnya menerus sampai dudukan teratas dan terbawah.

Tanda rangka terlalu lemah

Bilah tidak sejajar dilihat dari samping, lebar celah berubah dari atas ke bawah, tiang melengkung saat bidang ditekan, atau bunyi berderit saat bilah digerakkan. Kalau salah satunya ada, jangan dipasang dulu: unit melendut hanya memindahkan masalah ke dinding.

Bukaan kecil dan bidang lebar: dua tuntutan berbeda

Bukaan kecil: kesikuan lebih penting daripada kekuatan

Pada bouvenlight kamar mandi dan lubang angin dinding, bebannya tidak besar. Yang menuntut perhatian justru kesikuan: selisih sedikit di sudut langsung terbaca karena bidangnya sempit. Bukaan seperti ini juga sering dipasang berulang dalam satu fasad, sehingga jarak dudukan antar unit harus sama agar deretannya beraturan. Pilihan isinya ada di panduan kusen ventilasi UPVC.

Bidang lebar: pembagi, bukan tiang yang diperbesar

Pada bidang lebar, jalan yang aman adalah memecah bidang dengan pembagi, bukan memperbesar tiang lalu mengharapkan bilah panjang tetap lurus. Bilah panjang melendut di tengah, jarak antar dudukan berubah, dan kasa sulit dipasang rata. Pembagi juga memudahkan perawatan per kolom.

Tabel: pemakaian kusen jalusi vs pertimbangan rangka

PemakaianTuntutan utama pada rangkaYang perlu disepakati
Bouvenlight di atas pintuSambungan ke kusen bawah kaku, kesikuan ketatTinggi bidang, jumlah bilah, siapa menyambung kedua kusen
Lubang angin kamar mandiJalur buang air ke luar, kasa bisa dilepasArah kemiringan, posisi lubang buang, akses membersihkan
Di atas jendela berdaunBeban bilah tidak membebani daun di bawahnyaTitik dudukan, penguat, urutan pemasangan
Gudang dan area servisKekakuan tiang, pembagi bidangJumlah kolom, lebar kolom, jumlah baris bilah
Jalusi yang bisa diaturPoros dan tuas menambah beban tiangKetersediaan suku cadang, cara menyetel kemiringan
Menumpang kusen lamaSambungan lama sudah bergerak, profil bisa berbedaSiapa meratakan, siapa menutup nat, batas garansi

Menumpang kusen lain atau berdiri sendiri

Menumpang kusen lain

Pemasangan di atas pintu atau jendela memindahkan beban bilah ke kusen di bawahnya. Sambungan keduanya harus kaku, sebaiknya dikerjakan sebagai satu kesatuan rangka di workshop. Yang sering terlewat: air dari jalur buang jangan diarahkan ke atas kusen di bawahnya, melainkan keluar ke depan bidang.

Berdiri sendiri di lubang dinding

Kusen yang berdiri sendiri ditahan angkur ke dinding, jadi beban bilah langsung masuk ke pasangan dinding. Tepi bukaan harus lurus sebelum unit dipasang, dan pada dinding yang terekspos hujan, kemiringan ambang diputuskan bersama posisi angkur.

Konsekuensinya pada kesikuan

Unit yang menumpang mengikuti kesikuan kusen di bawahnya. Kalau kusen bawah sudah miring, jangan memaksa unit baru ikut miring: ratakan dengan ganjal, lalu tutup celahnya, supaya bilah tetap di garis mendatar.

Kesalahan umum pada kusen jalusi UPVC

Sebagian kesalahan ini baru terasa setelah beberapa bulan, saat hujan dari arah yang tak diperhitungkan atau kasa mulai berdebu.

Tidak ada jalur air, sehingga air menggenang di dudukan

Ini paling sering terjadi pada unit yang dibuat tanpa gambar kerja. Ambang dibuat rata karena lebih mudah dikerjakan, lalu air tertahan di bawah dudukan. Gejalanya: noda lembap di dinding bawah bukaan dan bau apek di sekitar kusen.

Jarak antar dudukan tidak seragam

Penyebabnya penandaan satu per satu tanpa mal. Akibatnya celah di satu sisi lebih lebar, bilah tampak miring, dan kasa tidak duduk rata karena tertahan bilah yang menonjol.

Kasa dipasang mati

Kasa yang dipasang dengan lem atau paku memang cepat dan tampak rapi di awal. Setelah debu menumpuk, pemilik membongkarnya dengan cara merusak, lalu kasa tidak pernah kembali. Minta kasa berangka yang bisa dilepas dari dalam sejak pemesanan.

Satu kusen dipakai untuk bidang terlalu lebar

Bidang lebar tanpa pembagi terlihat rapi saat baru dipasang. Setelah beberapa musim, bilah tengah melendut, celah tidak rata, dan bilah mulai bergesek dengan dudukan. Ini kesalahan perencanaan, bukan perawatan.

Cara memeriksa unit sebelum dipasang

Periksa di lantai, sebelum unit diangkat ke lubang. Setelah terpasang, sebagian kesalahan tidak bisa diperbaiki tanpa membongkar.

  1. Kesikuan. Ukur dua diagonal bidang; selisih yang masih terbaca berarti rangka belum siku.
  2. Konsistensi jarak. Ukur jarak antar dudukan di tiang kiri dan kanan, termasuk baris teratas dan terbawah.
  3. Kekokohan dudukan. Tekan tiap bilah dengan telapak tangan; dudukan yang bergerak atau berbunyi berarti kurang kencang.
  4. Kemiringan. Bandingkan sudut bilah pertama dan terakhir terhadap acuan datar.
  5. Jalur buang air. Tuang sedikit air ke ambang bawah; air harus keluar di sisi luar, bukan menggenang di bawah dudukan.
  6. Kasa. Lepas dan pasang kembali; kalau perlu alat khusus, minta penyedia menunjukkan caranya.
  7. Sambungan dan kelurusan tiang. Periksa retak rambut di las sudut, lalu tempelkan penggaris ke tiang samping.

Kalau dua hal atau lebih tidak lolos, tunda pemasangan.

Yang perlu disepakati saat memesan

Pemesanan kusen jalusi lebih dekat ke pemesanan komponen daripada jendela jadi. Sebaiknya tertulis:

  • Gambar kerja berisi jumlah bilah, jarak antar dudukan, dan pembagian kolom.
  • Arah kemiringan, serta apakah bilah tetap atau bisa diatur.
  • Posisi kasa dan cara melepasnya dari dalam.
  • Jalur buang air, arah keluar, dan larangan menutupnya dengan sealant.
  • Cara pasang: menumpang atau berdiri sendiri, termasuk siapa menyambungnya.
  • Penguat di dalam profil, termasuk apakah menerus sampai dudukan teratas.
  • Ketersediaan suku cadang dudukan, tuas, dan karet, karena bagian inilah yang aus lebih dulu.
  • Garansi dan jadwal. Masa dan cakupan garansi mengikuti jenis produk serta lingkup pekerjaan; unit lepas berbeda dari unit yang diukur dan dipasang. Lead time tergantung besarnya proyek: jumlah unit, luas bukaan, titik pemasangan, pilihan profil, dan antrean produksi. Minta tertulis per tahap.

Kalau bukaan tidak mengikuti ukuran katalog, pesanan seperti itu masuk ranah kusen UPVC custom dan sebaiknya dibahas saat pengukuran. Istilah materialnya juga sering tertukar: kusen PVC berbeda dari UPVC yang dipakai unit ini.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa beda kusen jalusi UPVC dan kusen jendela biasa?

Kusen jendela biasa memegang satu daun yang menutup rapat, dengan engsel dan kunci sebagai titik kerja. Kusen jalusi memegang banyak bilah yang tidak pernah menutup, sehingga yang menentukan dudukan, jarak, konsistensi kemiringan, dan jalur buang air.

Berapa jarak antar bilah yang ideal?

Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua bukaan. Jarak ditentukan tinggi bidang, jumlah baris yang Anda inginkan, dan jangkauan tangan saat membersihkan. Yang wajib: jaraknya seragam dan tertulis di gambar kerja, karena jarak yang tidak seragam tidak bisa diperbaiki setelah rangka dilas.

Bisakah kusen jalusi dipasang di atas kusen pintu lama?

Bisa, dengan dua syarat: sambungan ke kusen bawah dibuat kaku, dan air dari jalur buang tidak diarahkan ke sambungan itu. Kalau kusen lama sudah bergerak atau profilnya berbeda, hasilnya jarang serapi unit yang dipesan menyatu.

Apakah kusen jalusi tetap butuh kasa?

Untuk bukaan yang terhubung langsung ke luar, kasa sebaiknya tetap dipasang. Celah bilah terbuka sepanjang hari, jadi serangga bisa masuk kapan saja. Kasa dipasang ke rangka, bukan ke bilah, dan sebaiknya bisa dilepas dari dalam.

Bagaimana kalau air tetap masuk saat hujan miring?

Periksa tiga hal: jalur buang di ambang bawah yang tidak tertutup sealant atau kotoran, kemiringan bilah dengan sisi luar lebih rendah, dan pelindung sisi luar bila hujan menerpa langsung. Pada hujan deras berangin, air masih bisa terdorong lewat celah bilah – itu batas wajar jalusi.

Kesimpulan

Kusen jalusi upvc menentukan apakah bilah tampil rapi dan tahan lama, atau menjadi deretan bagian yang terus bergeser. Empat hal paling menentukan: dudukan kokoh di kedua tiang, jarak antar dudukan seragam, kemiringan sama sepanjang bidang, dan jalur buang air di ambang bawah. Tambahkan kasa yang bisa dilepas serta penguat sampai dudukan teratas.

Rangka ini bagian dari sistem kusen UPVC yang sama dengan pintu dan jendela; yang berbeda hanya cara bilah ditumpangkan padanya. Untuk bidang lebar, pecah dengan pembagi; untuk bukaan kecil, utamakan kesikuan. Catat jumlah bilah, jarak, arah kemiringan, dan cara pasang tiap bukaan, lalu bawa daftar itu saat minta penawaran kusen jalusi UPVC.

Artikel Terkait